
Gearbox adalah sistem transmisi mekanis berisi susunan roda gigi yang berfungsi mengatur perbandingan kecepatan dan torsi dari motor penggerak ke mesin tujuan. Tanpa komponen ini, mesin akan sulit mengontrol tenaga secara presisi dan lebih rentan terhadap kerusakan.
Gearbox bekerja dengan prinsip perbandingan jumlah gigi antara poros input (penggerak) dan output (yang digerakkan).
Transformasi Tenaga: Jika kecepatan putaran diturunkan, maka torsi (kekuatan putar) akan meningkat, begitu pula sebaliknya.
Pengarah Putaran: Mengubah arah poros (misalnya dari horizontal ke vertikal).
Efisiensi: Mengurangi beban langsung pada motor agar mesin lebih awet.
Setiap jenis dirancang untuk kebutuhan mekanis yang spesifik:
Helical Gearbox: Suaranya halus dan sangat efisien untuk beban kerja kontinu.
Bevel Gearbox: Memiliki bentuk menyudut untuk mengubah arah putaran hingga 90 derajat.
Planetary Gearbox: Desainnya ringkas namun mampu menghasilkan torsi yang sangat besar.
Worm Gearbox: Menggunakan sistem "sekrup" untuk rasio reduksi besar dalam ruang terbatas.
Gearbox digunakan secara luas pada sistem conveyor, mesin pabrik, kendaraan bermotor, hingga alat berat. Dalam memilih gearbox yang tepat, Anda wajib mempertimbangkan:
Rasio Reduksi: Berapa besar penurunan kecepatan yang dibutuhkan.
Kapasitas Torsi: Apakah gearbox kuat menahan beban kerja.
Kondisi Lingkungan: Suhu dan kelembapan tempat mesin beroperasi.
Agar gearbox tahan lama dan tidak cepat panas, lakukan pengecekan rutin pada kualitas pelumas (oli), kondisi bearing, serta tingkat keausan pada gerigi secara berkala.