Thermocouple Type K: Spesifikasi, Fungsi, dan Aplikasinya

Thermocouple Type K: Spesifikasi, Fungsi, dan Aplikasinya

  • Feb 02, 2026
  • Agaf by Agaf

Thermocouple Type K adalah sensor suhu yang paling populer di dunia industri. Sensor ini bekerja berdasarkan Efek Seebeck, di mana perbedaan suhu pada sambungan dua logam berbeda menghasilkan tegangan listrik yang dapat diukur.

Karakteristik & Spesifikasi Utama

* Material: Terdiri dari logam Chromel (Nikel-Kromium) pada kutub positif dan Alumel (Nikel-Aluminium) pada kutub negatif.
* Rentang Suhu: Sangat luas, mulai dari -200°C hingga +1.260°C.
* Sensitivitas: Sekitar 41 µV/°C (mikrovolt per derajat Celcius).
* Akurasi: Standar ±2,2°C atau ±0,75%.
* Identifikasi: Secara standar (ANSI), kabel kutub positif berwarna kuning.

Fungsi dan Keunggulan

Sensor ini berfungsi sebagai pendeteksi suhu real-time untuk sistem kontrol (PLC/Temperature Controller). Keunggulan utamanya meliputi:

1. Ekonomis: Harga lebih terjangkau dibanding tipe lain.
2. Respons Cepat: Sangat efektif untuk perubahan suhu yang mendadak.
3. Daya Tahan Tinggi: Tahan terhadap oksidasi dan cocok untuk lingkungan kerja yang berat.

Aplikasi di Berbagai Sektor

* Manufaktur: Mesin injeksi plastik, extruder, dan proses heat treatment.
* Energi: Pemantauan suhu boiler dan turbin pada pembangkit listrik.
* Otomotif: Pengujian suhu mesin dan sistem gas buang (exhaust).
* Food & Beverage: Oven skala industri, alat pasteurisasi, dan mesin penggorengan besar.

Kelebihan & Kekurangan

* Kelebihan: Rentang suhu luas, kokoh, murah, dan kompatibilitas alat pendukung yang sangat tinggi.
* Kekurangan: Akurasi sedikit di bawah RTD (seperti PT100) dan bisa mengalami penurunan akurasi (drift) jika terpapar suhu ekstrem terus-menerus dalam waktu lama.

 

Pastikan akurasi suhu proses industri Anda tetap presisi dengan Thermocouple dan RTD dari Agaf Global. Pesan sekarang dengan klik tombol Whatsapp pada halaman ini!

Share: